PT. BEK Tolak Hasil Kesimpulan RDP - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

4/05/2021

PT. BEK Tolak Hasil Kesimpulan RDP

Barito Utara - www tabloidmilitan.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)terkait permasalahan sengketa lahan warga desa Benangen Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito, Utara, dengan PT BEK. (05/04/2021)


Bertempat diruang Rapat DPRD Barito Utara tepat pukul 14:00 wib agenda RDP di laksanakan dan dipimpin oleh waket 1 Permana Setiawan didampingi oleh Waket 2 Sastra Jaya, yang juga dihadiri oleh 9 anggota DPRD serta Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Barut H. Rakhmat Muratni yang mewakili Sekda Barut, warga pemilik lahan, manajemen PT BEK juga hadir.

Selama tiga jam lebih RDP di gelar dan akhirnya mendapatkan hasil kesimpulan. empat kesimpulan yang dituangkan dalam notulen berdasarkan hasil RDP tersebut. 


1.Kebijakan pembayaran kompensasi dari PT. BEK sampai saat ini menyanggupi sebesar Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah) per Hektar.


2.Akan dilakukan negosiasi kembali mengenai kompensasi lahan oleh PT. BEK karena masyarakat Desa Benangin I, II, dan Kecamatan Teweh Timur meminta sebesar Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta) per Hektar.


3. Masyarakat adat Desa Benangin I, II, dan V Kecamatan Teweh Timur meminta agar tidak ada aktivitas perusahaan diatas lahan yang belum ada kesepakatan kompensasi antara masyarakat dengan PT. BEK.


4. Untuk wilayah Sosialisasi dan Mediasi di lakukan di Daerah Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.


Namun sayang notulen hasil kesepakatan tidak mau di tandatangani oleh manajemen PT BEK. dengan alasan tuntutan dan pendapat mereka tidak diakomodir  di dalam RDP itu ujar Agustinus lawyer dari PT BEK.


"Surya Baya menilai sikap dari manejemen PT BEK merupakan bentuk pelecehan terhadap DPRD sepanjang sejarah RDP di DPRD Barut dari sejak DPRD Kabupaten Barito Utara berdiri baru kali ini narasumber (pihak perusahaan) tidak mau tanda tangan di kesimpulan. Ini sungguh mengecewakan masyarakat dan juga merupakan pelecehan terhadap lembaga DPRD yang terhormat pungkasnya. (Aau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar