Cegah Laka Lantas Terulang, Anggota Unit Laka Lantas Polres Barsel Harus Bekerja Keras - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

4/27/2021

Cegah Laka Lantas Terulang, Anggota Unit Laka Lantas Polres Barsel Harus Bekerja Keras

Barsel /// www.tabloidmilitan.com
Usai kejadian lakalantas yang menewaskan dua pengendara sepeda motor, setelah menghantam buritan truk fuso bermuatan kayu plat Nopol DA 9409 AJ dalam kondisi mogok yang ditinggal sopirnya, tidak jauh dari tikungan di tepi jalan provinsi Buntok-Palangkaraya, tepatnya berada antara Desa Madara dengan Dusun Parigi Desa Pararapak Kabupaten Barito Selatan, akhirnya mengharuskan Anggota Unit Laka Lantas Polres Barsel harus bekerja ekstra keras untuk mencegah laka lantas terulang kembali (26/04/2021).


Ya terpaksa harus ekstra, walau bagaimana pun truk fuso ini harus kami geser, lantaran posisinya sangat berbahaya sekali, mengancam keselamatan pengguna jalan lain, kata Aiptu Sadikin Nor Kanit laka Lantas Polres Barsel kepada awak media online ini sekitar pukul 22.15 WIB dilokasi kejadian.

Karena akibat posisi truk puso yang terparkir tidak jauh dari tikungan dan sangat berbahaya ini, sudah memakan dua korban meninggal dunia di tempat akibat menabrak belakang truk fuso tersebut, lanjut Aiptu Sadikin Nor didampingi dua anggotanya menjelaskan.


Berdasarkan pengamatan awak media di TKP (Tempat Kejadian Perkara), tiga Anggota Polres Barsel dari Unit Laka Lantas begitu tiba dilokasi kejadian, langsung melakukan olah kejadian perkara selanjutnya langsung menanggani jenazah dan mengamankan barang bukti.


Namun akibat kondisi truk fuso yang di duga bermuatan kayu plat (berat, red) tersebut dalam kondisi mogok, memaksa Anggota Polres harus menunggu mobil berkapasitas besar bermuatan yang lewat dan meminta tolong untuk mengevakuasi  truk puso dari lokasi yang membahayakan pengguna jalan lain ke lokasi yang lebih aman.


Karena jangankan mobil berkapasitas kecil, mobil berkapasitas besar pun kalau tidak bermuatan tidak akan mampu untuk mengeser truk fuso yang bermuatan berat tersebut, makanya kami harus menunggu mobil besar dengan muatan, untuk mengevakuasi truk puso ini, pungkas Aiptu Sadikin Nor didampingi Brigadir Adong dan Briptu M. Rizal, usai mengevakuasi sementara truk puso ke lokasi yang lebih aman. (Tim TM-SIK).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar