Astaga, Handphone Sebagai Sarana Berbohong Murid...!!! Pembangunan Karakter Murid SMAN 1 Tamiang Layang, Terasa Sangat Sulit Pada Saat Pandemi - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

4/24/2021

Astaga, Handphone Sebagai Sarana Berbohong Murid...!!! Pembangunan Karakter Murid SMAN 1 Tamiang Layang, Terasa Sangat Sulit Pada Saat Pandemi

Bartim /// Sku Info Kalteng.
SMAN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimanatan Tengah, mengakui adanya kesulitan yang luar biasa untuk pembangunan karakter atau kepribadian murid pada saat pandemi covid19.


Hal itu diakui oleh Istiqomah, S.Pd Kepala SMAN 1 Tamiang Layang kepada awak media yang menyambanginya, bahwa pembangunan karakter atau kepribadian murid jauh terasa terasa sulit pada saat pandemi covid19 sekarang ini, lantaran pertemuan tatap muka antara murid dan guru, hampir tidak ada, pembelajaran hanya dilakukan melalui daring dan luring saja, jelasnya (04/2021).


Akibat pembelajaran melalui media hp (handphone) itu, justru kita menemukan masalah baru, ada sebagian murid yang menjadikan media hp tersebut sebagai sarana berbohong terhadap orang tua, dengan alasan belajar online dan mencari lokasi yang ada jaringan internet atau wifi, padahal lebih banyak sanfai di cafe dan atau malah asik main game, ungkap Isti sapaan akrabnya menyayangkan.


Lantaran hal itu lah, kami sangat ini membangun komunikasi dengan berbagai pihak, terutama dengan orang tua atau wali murid dan juga Pemerintah Desa, lanjutnya.


Dengan orangtua atau wali murid, kami meminta untuk lebih ekstra lagi dalam hal melakulan pengawasan dan pemantauan terhadap anak, agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dicegah sedini mungkin, harapnya.


Sementara untuk Pemerintah Desa, kami mengharap untuk menyediakan sarana internet terpadu, untuk membantu proses belajar mengajar yang dilakukan melalui sistem online ini, terutama bagi murid-murid yang berada di desa-desa yang tidak ada jaringan internet yang mengharuskan mereka untuk bepergian ke lokasi yang ada jaringan internetnya, harapnya lagi.


Sementara saat ini, kami dari pihak sekolah juga sudah menyiapkan fasilitas pendukung apabila nanti dibolehkan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, yang kami lakukan adalah untuk menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, salah satunya seperti menyiapkan westapel cuci tangan di tiap-tiap kelas, pemasangan wifi pada masing-masing kelas dan juga hal lainnya, jelasnya.


Karena kami berharap, regenerasi penerus bangsa ini nantinya, bukan hanya cukup pada nilai teori pembalajaran saja, akan tetapi berasal dari murid-murid yang berkarakter baik, berattitude, beretika akhlak dan moral yang juga baik, pungkasnya berharap. (Tim TM-SIK/H. Indra Sy. Ikat/Vhivi S. Sy. Ikat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar