Perusahaan Yang Ada Di Barsel, Jangan Coba-Coba Nakal - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

2/16/2021

Perusahaan Yang Ada Di Barsel, Jangan Coba-Coba Nakal

Insert. Agus In'Yulius, ST, MT dan Alamsyah, SP (doc. Lsm Senator 2000)


Barito Selatan /// www.tabloidmilitan.com

Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri, ST melalui Kadis Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Barito Selatan Agus In'Yulius, ST, MT didamping Kepala Bidang Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Alamsyah, SP mewanti-wanti semua perusahaan yang berada di Barito Selatan pada khususnya agar jangan coba-coba nakal.


Kami mewanti-wanti dan menghimbau semua perusahaan yang berada di wilayah kabupaten Barito Selatan pada khususnya agar jangan coba-coba nakal dalam menjalankan aktivitasnya, terutama terkait dengan aturan, hak dan kewajiban perusahaan, baik hak dan kewajiban yang bersangkutan dengan pemerintah maupun dengan karyawan, kata Agus In'Yulius, ST, MT kepada awak media (15/02/2021).


Aturan yang mengatur sudah jelas, baik masalah pertambangan, perkebunan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup dan lain sebagainya, makanya dari itu kami mewanti-wanti agar semua perusahaan yang ada di Barito Selatan, mematuhi hal itu, tegas mantan Kadis PUPR Kabupaten Barito Selatan lugas.


Andaipun ada permasalahan, selesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku, namun kami juga menyarankan untuk diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mufakat, mufakat yang saling menguntungkan bagi semua pihak, tambahnya lagi.


Misalnya, apabila ada permasalahan antara pihak perusahaan dengan karyawan, dapat diselesaikan dengan cara musyawarah kedua belah pihak, untuk mencari solusi yang terbaik dan tidak merugikan salah satu pihak, dan andaipun tidak ada titik temu, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi akan siap memediasikan kedua belah pihak tersebut untuk mencari solusi terbaik pernyelesaian masalah yang sesuai dengan aturan, kata  Alamsyah menambahkan.


Dan apabila pihak perusahaan bekerja sesuai SOP dan atau sesuai peraturan yang berlaku, memenuhi semua kewajiban terhadap negara, seperti bayar pajak, bayar dana CRS, iuran BPJS Ketenagakerjaan, upah karyawan harus mengacu kepada UMK (Upah Minimum Kabupaten) dan dan kewajiban-kewajiban lainnya, jadi kemungkinan masalah yang akan timbul persentasenya akan sedikit sekali, pungkas Agus sapaan akrab Kadis Nakertran keras, lugas dan tegas seraya mengakhiri. (Tim TM-SIK/H. Indra Sy, Ikat).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar