Kades Malitin Keluhkan Sikap PT. MUTU - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

2/16/2021

Kades Malitin Keluhkan Sikap PT. MUTU

Insert. Dani Kades Malitin (doc. Lsm Senator 2000)


Barito Selatan /// www.tabloidmilitan.com
Kepala Desa Malitin Dani Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan, selaku desa lintas dari aktivitas mobilisasi angkutan PT. MUTU yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, mengeluh sikap PT. MUTU yang kurang resonsif dan tidak pernah melakukan komunikasi dengan Pemdes dan masyarakat Malitin.


Sebagai desa lintas dari aktivitas mobilisasi angkutan batu bara dari PT. MUTU, kami dari Pemerintahan dan masyarakat Desa Malitin, mengeluh atas sikap perusahaan PT. MUTU yang tidak responsif dan tidak pernah melakukan komunikasi yang baik dengan kami, ungkap Dani Kades Malitin kepada awak media seusai mengadakan kegiatan Musrenbangdes Malitin yang dihadiri oleh Bupati Barito Selatan, Wakil Bupati, beserta Forkompimda dan SPOD Kabupaten Barito Selatan (10/02/2021).


Padahal kami sudah berkirim surat sebanyak dua kali ke manajemen PT. MUTU, meminta untuk duduk satu meja berkomunikasi tentang banyak hal, diantaranya hak dan kewajiban perusahaan dan jua hak dan kewajiban masyarakat Desa Malitin, ucap Dani lagi.


Namun hingga saat ini, tidak ada satupun surat kami tersebut ditanggapi, padahal apa yang kami surat itu sangatlah penting dan sesuai dengan ketentuan undang-undang dan peraturan yang berlaku, ungkap Dani.


Salah satu yang kami pinta adalah agar penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk Desa Malitin di komunikasikan sesuai dengan kebutuhan desa, bukan suka-suka perusahaan, kami juga ingin mengetahui berapa yang disalurkan untuk desa kami, sehingga masyarakat kami pun dapat mengetahui peruntukannya secara transparan, keluhnya.


Selama ini pihak PT. MUTU, tiba-tiba datang ke desa untuk menyerahkan beberapa bantuan, tanpa pernah ada koordinasi dengan pihak pemdes yang sebenarnya lebih mengetahui kebutuhan prioritas desa, salah satu contohnya memberi bantuan untuk siswa berprestasi, padahal alangkah baiknya mereka koordinasi dulu dengan kami, apakah sudah dibantu dari desa atau belum, ya kalau belum, tapi seandainya sudah menerima bantuan akibatnya double, katanya memberi contoh.


Makanya rencana kami akan berkirim surat lagi, sekaligus meminta pihak-pihak terkait, baik dari kecamatan ataupun kabupaten untuk memfasilitasi mengatasi hal ini, pungkas Dani (Tim SIK-TM/H. Indra Sy. Ikat/NR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar