Begini Kronologis Kecelakaan Air Yang Hampir Renggut Empat Korban Jiwa - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

1/01/2021

Begini Kronologis Kecelakaan Air Yang Hampir Renggut Empat Korban Jiwa

 

Barsel - www.tabloidmilitan.com

Nasib naas hampir saja merenggut nyawa empat warga Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara yang biasa berbelanja keperluan sehari-hari ke pasar mingguan Kecamatan Jenamas Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalteng setiap hari Jumat, berjarak tempuh berkisaran 40 menit menggunakan transportasi air, dengan menggunakan kelotok kecil (perahu kecil bermesin, red), yang biasa di sebut klotok ces atau katinting. Jumat (01/01/2021).


Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Jenamas Ipda Miftah Khoiri Mu'ti, S.Sos menjelaskan bahwa kecelakaan air yang hampir saja merenggut nyawa empat warga dari Desa Sapala tersebut, berawal dari kelotok kecil atau klotok ces yang mereka gunakan untuk sarana transportasi tengelam setelah di hantam gelombang dari taksi speed boad yang berpaspasan dengan mereka, jelasnya kepada awak media www.tabloidmilitan.com via whatsapp.


Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, setelah Armun (40), Warti (18), Rita Linda (30) dan Sandri (17), yang semua warga Desa Sapala, berbelanja keperluan sehari-hari di pasar mingguan Kecamatan Jenamas dan ingin kembali ke desa mereka, namun naasnya baru saja sekitar kurang lebih seratus meter meninggalkan pelabuhan, pada saat kelotok mereka tepatnya berada di tengah-tengah sungai das Barito, berpaspasan dengan taksi speed boad yang biasa hilir mudik mengambil penumpang dengan jarak yang tidak begitu jauh, ungkap Kapolsek.


Bahkan menurut keterangan saksi, jarak klotok ces dengan taksi speed boad tersebut hanya berkisaran kurang lebih dua meter saja, sehingga akibat hantaman gelombang dari taksi speed boad tersebut membuat klotok ces itu langsung tengelam, ungkap Kapolsek menjelaskan.


Beruntungnya pada saat kejadian itu, masyarakat yang berada disekitar tempat kejadian dengan sigap memberikan pertolongan setelah mengetahui ada kelotok tengelam, lanjutnya menjelaskan.


Untuk saat ini, diperkirakan kerugian material atas tragedi naas bertepatan awal tahun 2021 ini, ditaksir berkisaran delapan juta rupiah, pungkas Kapolsek. (Tim TM-SIK/H. Indra Sy. Ikat/Vhivi S. Sy. Ikat).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar