Wow..... Oknum Anggota DPRD Barsel Hendak Memukul Wartawan Gunakan Tongkat Bisbol - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

11/27/2020

Wow..... Oknum Anggota DPRD Barsel Hendak Memukul Wartawan Gunakan Tongkat Bisbol

Buntok - Sku. Info Kalteng
Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah inisial AN diduga hendak memukul salah seorang wartawan Baritrayapost.com atas Nama Amar Iswani menggunakan tongkat pemukul bisbol yang sedang duduk santai bersama rekan-rekan media di gedung dewan setempat, Selasa, (24/11/2020) di Buntok, sekitar pukul 11.13 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Amar Iswani kepada Tim Sku Info Kalteng, kejadian bermula saat Amar Iswani bersama sejumlah wartawan lainnya, sedang menunggu peliputan rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), tiba - tiba Oknum Anggota Dewan Barsel tersebut turun dari lantai 2 gedung dewan setempat.

"Awalnya, ketika AN turun dari ruang rapat dilantai 2, dan melintas didepan sejumlah wartawan," kata salah Syarif Hidayat yang juga wartawan dan menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Barsel, menambahkan.

Ketika melintas lanjut Dayat, sapaan akrab Syarf Hidayat, dirinya menyapa AN dan setelah dijawabnya, yang bersangkutan berlalu, namun kembali lagi dengan mengenggam tongkat bisbol yang terbuat dari besi sembari menanyakan siapa wartawan yang bernama Amar Iswani sebanyak tiga kali, ingkap Dayat.

"Setelah mengetahui wartawan bernama Amar, AN sempat mengayunkan tongkat pemukul bisbol untuk memukul ke arah Amar dan saya sempat melerainya, sehingga tidak sempat terjadi hal yang tidak diinginkan", tambah Dayat lagi.

Kemudian AN memukul meja dengan menggunakan tongkat bisbol dan mengatakan, "apa ikam umpat-umpat", menggunakan bahasa Banjar yang artinya kenapa kamu ikut-ikut sambil mendorong saya sembari berjalan menjauh, jelas Dayat lagi.

Beruntungnya kejadian itu sempat di video oleh wartawan bernama Sebastian Tampetu yang juga berada di tempat kejadian, sehingga bisa menjadi fakta otentik, kata wartawan lain menimpali.

Sementara Amar Iswani mengatakan, dirinya tidak mengetahui penyebab yang bersangkutan hendak memukul dirinya, "Pada saat itu, AN mengatakan kenapa kamu meng ADD (meminta pertemanan, red) akun facebook istrinya. Padahal saya tidak kenal dengan istri yang bersangkutan. Lantaran banyak yang minta pertemanan di akun facebook saya, secara otomatis Saya menyetujui saja permintaan pertemanan itu," kata Amar Iswani.

Karena merasa terancam atas kejadian percobaan pemukulan ini, maka saya melaporkan kejadian ini ke pihak Polres Barsel, agar kasus seperti ini tidak menimpa saya ataupun kawan-kawan wartawan lainnya, tegas Amar Iswani.

"Atas kejadian ini juga, Saya mengalami trauma baik mental dan psikologis, dan mengharapkan agar kasus ini ditindak serius oleh aparat kepolisian dengan seadil-adilnya, sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," demikian pungkas Amar Iswani mengakhiri.
(Tim SIK-TM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar