SATRESKRIM POLRES BARITO UTARA, BONGKAR MAKAM PEMBUNUHAN SADIS - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

6/04/2020

SATRESKRIM POLRES BARITO UTARA, BONGKAR MAKAM PEMBUNUHAN SADIS



Muara Teweh. www.tabloidmilitan.com
Rabu, 03/06/20, sekitar pukul 09.00 Wib, Satreskrim Polres Barito Utara, menggali makam bayi yang diperkirakan baru berusia 3-4 hari yang diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri.Diketahui dari keterangan tersangka N, anak tersebut adalah hasil dari hubungan tidak resmi dengan pacarnya.

Tindakan sadis Tersangka N, diluar logika akal sehat. Menurut Press Release Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Kristanto Situmeang SIK, mewakili Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK, anak mungil yang diduga korban pembunuhan yang dilakukan oleh ibu kandungnya tersebut, lahir normal tanpa bantuan orang lain.

Begitu si anak lahir, untuk maksud agar tangisan si anak tidak didengar oleh tetangga rumah tersangka N, tersangka menyumbat mulut si anak dengan pembalut wanita.

Setelah tangisan anak tersebut tidak lagi terdengar, tersangka memasukkan anak malang itu ke plastik bungkusan sampah dapur dan kemudian membuangnya
sekitar 10 meter ke belakang rumahnya. Kemudian ditemukan oleh saksi R. Saksi R mencium bau yang dikira bau bangkai ayam. Saksi R bermaksud membuangnya jauh dari rumah sarang walet lokasi bungkusan sumber bau tersebut ditemukan.

Waktu saksi membawa bangkai tersebut, sekitar 150 meter dari lokasi plastik sampah diambil oleh saksi R, bungkusan plastik terjatuh dan saksi R melihat bahwa bau dalam bungkusan plastik sampah tersebut ternyata bukan bangkai ayam akan tetapi sesosok mayat bayi.

Sontak saksi panik dan memberitahu ke warga dan pemerintah desa bintang Ninggi II kec. Teweh Selatan, Barito Utara. Dan Pemerintah desa menyampaikan temuan mayat tersebut kepada Polsek Bukit Sawit. Polsek Bukit Sawit berkordinasi langsung  dengan Polres Barito Utara. Tim Satreskrim Polres Barito Utara langsung turun ke TKP.

Operasi pengungkapan kasus dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Kristanto Situmeang SIK. Tidak sampai 24 jam, tim Polres Barito Utara berhasil mengungkap kasus yang menggegerkan tersebut dan menetapkan N sebagai tersangka.

N  diduga sebagai pelaku pembunuhan dan sekaligus ibu kandung dari anak korban pembunuhan.

Untuk melengkapi prosedur pengungkapan kasus tersebut, Satreskrim Polres Barito Utara, AKP Kristanto Situmeang SIK, untuk maksud dan tujuan  otopsi terhadap anak malang tersebut, kembali memimpin tim untuk menggali makam. Penggalian makam dihadiri oleh kepala desa Bintang Ninggi I dan Desa Bintang Ninggi II beserta perangkat desa dan puluhan warga.

Penggalian makam Korban ini adalah untuk keperluan otopsi. Jenazah anak ini akan kami kirim ke rumah sakit Bayangkara di Palangka Raya untuk memastikan DNA.

Waktu menunggu hasil DNA sekitar satu bulanan" ujar AKP Kristanto Situmeang SIK di TPU sesaat setelah penggalian makan anak tersebut selesai.

Jenazah anak korban pembunuhan itu dibawa ke kantor desa Bintang Ninggi II dan dilakukan serah terima jenazah  dari Kades Bintang Ninggi II kepada Polres Barito Utara yang diwakili oleh Kanit PPA Polres Barito Utara, Sugiyono.
(Tim TM-SIK, Emelia S)