LAGI-LAGI KADES WUNGKUR BARU TERCIDUK - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

6/28/2020

LAGI-LAGI KADES WUNGKUR BARU TERCIDUK


WUNGKUR BARU-www.tabloidmilitan.com
Lagi-lagi Kades Wungkur Baru, Wiloyo Awin terciduk oleh para aktivis LSM dan para awak media, dikawasan Pasar Beringin Buntok, tanpa rasa canggung dan malu harus turun naik mobil bak terbuka, berkeringat juga sedang menggunakan baju dinas, membantu mengangkat satu persatu barang-barang sembako yang dibeli oleh pemilik warung sebagai agen penyalur program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditunjuk oleh pihak Bank Mandiri, padahal beberapa waktu lalu juga terciduk sedang mengumpulkan bongkahan sisa-sisa aspal yang dibuang, hanya untuk menutupi lobang-lobang besar pada jalan yang menuju desanya.

Tidak hanya itu, Wiloyo Awin juga membantu pemilik warung menghitung satu persatu barang belian, agar sembako yang dibeli sudah sesuai dengan daftar, serta menyusun rapi semua barang belian tersebut didalam bak mobil, agar aman atau tidak rusak pada saat perjalanan menuju desa, sehingga pada saat diserahkan kepada delapan belas kepala keluarga selaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdapat di Desa Wungkur Baru, masih dalam kondisi baik.

Awalnya penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Wungkur Baru tersebut ada sebanyak sembilan belas kepala keluarga, yang terdiri dari tiga belas kepala keluarga dalam daftar penerima lama dan enam kepala keluarga sebagai penerima baru bentuk perluasan, kata Wiloyo Awin saat dikonfirmasi awak media.

Namun satu kepala keluarga gagal menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut, dimana pada saat di konfirmasi ke pihak Bank Mandiri, lantaran gagal Burek (buka rekening), sehingga total yang menerima murni hanya sebanyak delapan belas kepala keluarga saja, akan tetapi yang gagal tersebut kami inisiatifkan untuk mendapat bantuan bentuk lain, yakni Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), kata Wiloyo Awin menjelaskan seraya menghela nafas panjang sembari menyeka keringatnya setelah mengangkat satu sak beras.    
(Tim SIK-TM/H. Indra Sy. Ikat/Chandra I. Sy. Ikat)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar