HANYA 3 GURU UNTUK 6 KELAS - tabloidmilitan.com - Media Informasi Lintas Kalimantan

Breaking

1/26/2019

HANYA 3 GURU UNTUK 6 KELAS

HANYA 3 GURU UNTUK 6 KELAS

Insert. Tuwe Dar'i Kepala Desa Batampang Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan.

Batampang. Dusun Hilir. Barsel. www.tabloidmilitan.com
      Kami selaku aparatur Desa Batampang, sangat prihatin akan nasib pendidikan anak-anak di desa Kami, bayangkan saja seperti di SDN Dusun Simpang Telu Desa Batampang hanya terdapat tiga guru untuk enam kelas, itu pun hanya dua yang ASN sementara satunya tenaga honorer, kata Tuwe Dar'i Kepala Desa Batampang Kecamatan Dusun Hilir di dampingi Sabtuni Kaur Umum Desa Batampang, saat menyampaikan kondisi dunia pendidikan di desanya.

Insert. Tuwe Dar'i Kepala Desa Batampang di dampingi Sabtuni Kaur Umumnya, saat memberikan keterangan kepada wartawan Tabloid Militan. 
       Begitu juga halnya di SDN Desa Batampang (desa induk, red), tidak terlalu jauh beda, namun disini masih agak lumayan, karena terdapat tujuh orang guru, yang terdiri dari empat orang ASN, tiga guru wali kelas dan satu guru olah raga, sementara tiga orang sisanya tenaga honorer, masih jauh dari kata ideal, lanjut Tuwe Dar'i penuh prihatin.
      Kami berharap, semoga pihak-pihak terkait atau instansi terkait dapat memperhatikan hal ini lebih jauh. Moga-moga di tahun 2019 ini, pihak-pihak terkait tersebut bisa menambah jumlah guru untuk desa kami, terutama untuk Dusun Simpang Telu, lanjut Tuwe Dar'i penuh harap seraya di Amini oleh Sabtuni.
     Untuk kekurangan guru di beberapa sekolah se Kabupaten Barito Selatan, terutama di Desa Batampang dan Dusun Simpang Telu, Dinas Pendidikan akan perhatikan hal tersebut, hanya saja perlu kita ketahui bersama, Dinas Pendidikan tidak bisa mengangkat guru, namun kapasitas Dinas Pendidikan hanya bisa mengusulkan, kata Drs. Su'aib, M.AP Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan yang belum genap satu bulan menjabat (sebelumnya Kepala Bappeda Kabupaten Barito Selatan, red) saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Insert Drs. Sua'ib, M.AP Kepala Dinas Pendidikan saat memberikan tanggapan atas kondisi kekurangan tenaga guru di SDN Dusun Simpang Telu Desa Batampang (doc. Lsm Senator 2000)
          Namun kita juga berharap kedepannya, dengan program pemerintah yang akan mengadakan pegawai dengan sistem kontrak atau P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), sehingga hal itu bisa membantu mengatasi permasalahan kekurangan tenaga guru di beberapa titik sekolah, salah satunya Desa Batampang, lanjut Su'aib menjelaskan.
            Kalau memang ada kelebihan dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), kami sarankan agar kepala sekolah bisa mengangkat guru bantu atau guru honorer, dan nantinya bila ada anggaran, akan kami bantu isentif guru-guru tersebut, hal ini tidak hanya terbatas pada sekolah Dusun Simpang Telu saja, tapi bagi sekolah-sekolah lainnya yang masih kekurangan jumlah guru, namun harus di ingat, pengangkatan guru honorer tersebut formasinya harus disesuaikan dengan kebutuhan pada sekolah tersebut lanjut Su'aib seraya menyarankan sekaligus memberi petunjuk.
           Di samping itu pula, kalau memang ada aturan yang membolehkan, tenaga guru bisa di bantu isentifnya oleh pihak pemerintahan desa yang bersumber dari Dana Desa, alangkah bagusnya, karena terjalinnya kemitraan yang baik. Karena permaslahan dunia pendidikan ini tidak hanya menjadi permasalahan satu dua instansi saja, namun menjadi permasalahan kita bersama-sama, dan mengatasinya pun akan lebih bagus bila secara bersama-sama, saling bahu membahu, lanjut Drs, Su'aib M.AP mengakhiri.

(Tim TM/Indra Sy. Ikat/N. Ross Sy. Ikat/Fht : Yegi A.)